Senin, 30 Januari 2012

FAKTOR PERUBAHAN DAN CIRI-CIRI PERKEMBANGAN ORGANISASI

Faktor-faktor perubahan komunikasi dalam organisasi:

Proses perubahan organisasi adalah konsep daur hidup atau life cycle. Organisasi mengalami proses kelahiran pertumbuhan, berkembang, kematangan, kemunduran dan akhirnya mengalami kematian sebagaimana dalam semua sistem biologi dam sistem sosial. Fase-fase perkembangan organisasi juga memiliki sifat kuaintitatif dan kualitatif yang merupakan indikator ” mati-hidup ” suatu organisasi.

Organisasi juga harus melihat arah perubahan lingkungan yang pasti dan yang tidak pasti. Artinya, organisasi adaptif atas perubahan yang terjadi pada lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, suatu organisasi haruslah mengembangkan strategi dalam mengadaptasi perubahan lingkungan, termasuk strategi dalam melakukan kontrol terhadap lingkungan. Untuk itu perlu kiranya merencanakan perubahan organisasi, termasuk di dalamnya yaitu mengembangkan organisasi.

Adapun Proses dari perubahan:

  1. Mengadakan pengkajian
  2. Mengadakan identifikasi
  3. Menentukan strategi
  4. Melakukan evaluasi.

Faktor-faktor penyebab Perubahan organisasi dibedakan menjadi dua,antara lain:

  1. Faktor Intern

a. Perubahan kebijakan lingkungan

b. Perubahan tujuan

c. Perluasan wilayah operasi tujuan

d. Volume kegiatan bertambah banyak

e. Sikap & perilaku dari para anggota organisasi.

2. Faktor Ekstern

a. Politik

b. Hukum

c. Kebudayaan

d. Teknologi

e. Sumber daya alam

f. Demografi

g. Sosiologi

Sikap dalam menghadapi perubahan lingkungan:

  1. Mengadakan perubahan struktur organisasi.
  2. Mengubah sikap & perilaku pegawai.
  3. Mengubah tata aliran kerja.
  4. Mengubah peralatan kerja.
  5. Mengubah prosedur kerja.
  6. Mengadakan perubahan dalam hubungan kerja antar personel.

Pengembangan Organisasi

1. Pengertian Pengembangan

a. Suatu penyempurnaan yang terencana dalam fungsi menyeluruh (nilai dan terstuktur) suatu organisasi.

b. Strategi untuk merubah nilai-nilai daripada manusia dan struktur organisasi itu adaptif dengan lingkungan.

2. Perlunya Pengembangan Organisasi

Dalam kenyataannya organisasi sering terjadi stagnan yang disebabkan ke-engganan manusia untuk mengikuti perubahan, dimana perubahan di anggap bisa menyebabkan dis equilibrium. Hal ini mengakibatkan patologi dalam organisasi sehingga perlu dilakukan evaluasi, adaptasi, kaderisasi dan inovasi.

3. Faktor-faktor yang menyebabkan pengembangan komunikasi:

1. Kekuatan eksternal

a. Kompetisi yang semakin tajam dalam organisasi

b. Perkembangan IPTEK.

c. Perubahan lingkungan, baik lingkungan fisik maupun sosial yang membuat organisasi berfikir bagaimana mendapatkan sumber diluar organisasi untuk masa depan organisasi.

2. Kekuatan internal

a. Struktur

b. Sistem dan prosedur

c. Perlengkapan dan fasilitas

d. Proses dan saran apabila tidak cocok akan membuat organisasi melalui perbaikan.

e. Perubahan organisasi di lakukan untuk mencocokkan dengan kebutuhan yang ada.

4. Karakteristik Pengembangan Organisasi

a. Keputusan penuh dengan pertimbangan

b. Diterapkan semua sub sistem manusia,baik individu kelompok dan organisasi.

c. Menerima intervensi baik dari dalam maupun dari luar organisasi yang mempunyai kedudukan di luar mekanisme organisasi.

d. Kolaborasi

e. Teori sebagai analisis.

5. Langkah-langkah pengembangan organisasi:

a. Penilaian keadaan

b. Pemecahan masalah

c. Implementasi

d. Evaluasi

KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

Kata komunikasi adalah bukan kata yang jarang kita dengar lagi dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya di dengar, tetapi komunikasi ini juga pasti selalu di lakukan oleh setian orang. Entah kepada teman, sanak saudara, orang tua, dan lain lain. Komunikasi juga adalah suatu hal yang sangat penting unyuk sebuah organisasi. Karena tanpa adanya komunikasi di dalam sebuah organisasi, tidak mungkin organisasi itu akan bertahan apalagi untuk mencapai tujuannya. Dibawah ini saya akan uraikan tentang pengertian seputar komunikasi di dalam sebuah organisasi.

1. PENGERTIAN KOMUNIKASI

Kata atau istilah komunikasi (dari bahasa Inggris “communication”),secara etimologis atau menurut asal katanya adalah dari bahasa Latin communicatus, dan perkataan ini bersumber pada kata communis Dalam kata communis ini memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi milik bersama’ yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna.

Komunikasi secara terminologis merujuk pada adanya proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Jadi dalam pengertian ini yang terlibat dalam komunikasi adalah manusia. Karena itu merujuk pada pengertian Ruben dan Steward(1998:16) mengenai komunikasi manusia yaitu:

Human communication is the process through which individuals –in relationships, group, organizations and societies—respond to and create messages to adapt to the environment and one another. Bahwa komunikasi manusia adalah proses yang melibatkan individu-individu dalam suatu hubungan, kelompok, organisasi dan masyarakat yang merespon dan menciptakan pesan untuk beradaptasi dengan lingkungan satu sama lain.

2. BAGAIMANA MENYALURKAN IDE KOMUNIKASI

Komunikasi dalam organisasi sangat penting karena dengan adanya komunikasi maka seseorang bisa berhubungan dengan orang lain dan saling bertukar pikiran yang bisa menambah wawasan seseorang dalam bekerja atau menjalani kehidupan sehari-hari. Maka untuk membina hubungan kerja antar pegawai maupun antar atasan bawahan perlulah membicarakan komunikasi secara lebih terperinci.
Dalam menyalurkan solusi dan ide melalui komunikasi harus ada si pengirim berita (sender) maupun si penerima berita (receiver). Solusi-solusi yang diberikan pun tidak diambil seenaknya saja, tetapi ada penyaringan dan seleksi, manakah solusi yang terbaik yang akan diambil, dan yang akan dilaksanakan oleh organisasi tersebut agar mencapai tujuan, serta visi, misi suatu organisasi.
Akan tetapi dalam prakteknya proses komunikasi harus melalui tahapan-tahapan yang kadang-kadang tidak begitu mudah. Adapun tahapan-tahapan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. IDE (gagasan) => Si Sender
  2. PERUMUSAN
    Dalam perumusan, disini ide si sender disampaikan dalam kata-kata.
  3. PENYALURAN (transmitting)
    Penyaluran ini adalah bisa lisan, tertulis, mempergunakan symbol, atau isyarat dsb.
  4. TINDAKAN
    Dalam tindakan ini sebagai contoh misalnya perintah-perintah dalam organisasi dilaksanakan.
  5. PENGERTIAN
    Dalam pengertian ini disini kata-kata si sender yang ada dalam perumusan tadi menjadi ide si receiver.
  6. PENERIMAAN
    Penerimaan ini diterima oleh si penerima berita (penangkap berita).

Dalam membina kerja sama dalam kelompok inilah yang nantinya digunakan dalam rangka membina koordinasi organisasi kesatuan gerak dan arah yang sesuai dengan arah dan tujuan organisasi.
Agar tercapai koordinasi dalam kerjasama pada organisasi itu sangat penting dilaksanakannya komunikasi yang setepat-tepatnya dan seefektif mungkin sehingga koordinasi dan kerjasama benar-benar dapat dilaksanakan setepat-tepatnya juga.
Suatu keputusan adalah rasional secara sengaja bila penyesuaian-penyesuaian sarana terhadap hasil akhir dicoba dengan sengaja oleh individu atau organisasi, dan suatu keputusan adalah rasional secara organisasional bila keputusan diarahkan ke tujuan-tujuan individual.
Pengambilan keputusan juga sangat memerlukan komunikasi yang setepat-tepatnya, karena dalam akhir dari pengambilan keputusan tersebut hendaknya juga merupakan pencerminan dari adanya koordinasi dan kerjasama yang tercipta dalam lingkungan perusahaan atau lingkungan organisasi.

3. HAMBATAN DALAM BERKOMUNIKASI

Pada sebuah proses komunikasi yang terjadi terkadang kita juga akan mengalami banyak hambatan dalam berkomunikasi. Beberapa Hambatan Komunikasi adalah :

  • Hambatan sematik
    Komunikasi yang disebabkan oleh fakor bahasa yg digunakan oleh para pelaku komunikasi
  • Hambatan mekanik
    Komunikasi yang disebabkan oleh factor elektrik, mesin atau media lainnya
  • Hambatan antropologis
    Hambatan yang disebabkan oleh perbedaan pada diri manusia
  • Hambatan psikologis
    Hambatan yang disebabkan oleh factor kejiwaan.

Senin, 10 Oktober 2011

Waspadai bencana alam


bencana di indonesia

Secara geologis letak wilayah Indonesia yang dilalui oleh dua jalur pegunungan muda dunia yaitu Pegunungan Mediterania di sebelah barat dan Pegunungan Sirkum Pasifik di sebelah timur menyebabkan Indonesia banyak memiliki gunung api yang aktif dan rawan terjadi bencana. Bencana alam yang sering terjadi di wilayah Indonesia antara lain : banjir, kemarau panjang, tsunami, gempa bumi, gunung berapi dan tanah longsor.

Masih jelas dalam ingatan kita rentetan kejadian bencana alam yang banyak menyebabkan terjadinya korban jiwa, seperti tragedi tsunami di Aceh dan Nias, gempa bumi dahsyat di tasikmalaya serta padang, tanah longsor di cianjur, bahkan banjir di berbagai daerah yang kerap datang setiap musim hujan.


Banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam. Mulai dari persiapan peralatan untuk mendeteksi terjadinya bencana seperti misalnya pada bencana tsunami dan gunung meletus, pembuatan jenis bangunan yang tahan terhadap bencana gempa, pengelolaan tata kota dan kesadaran warga masyarakat untuk menanggulangi bencana banjir ataupun pemeliharaan daerah hulu sungai dan pegunungan serta hutan untuk mencegah terjadinya tanah longsor.

Untuk masalah yang berkaitan dengan keadaan lingkungan, tentu hal ini juga membutuhkan peran serta aktif dari masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan yang dapat dimulai dari lingkungan disekitar tempat tinggalnya.

peran serat masyarakat

Seringkali karena bencana alam datang secara tiba-tiba, kita menjadi panik dan tidak tahu apa yang harus dilakukan, yang terpikirkan adalah untuk segera lari menyelamatkan diri. Masalah yang lain-lain seperti rumah dan harta benda tidak akan terpikirkan sama sekali. Walaupun demikian tidak ada salahnya untuk mempersiapkan diri terhadap kemungkinan terjadinya bencana, dengan cara mengumpulkan dokumen-dokumen penting yang ada didalam rumah. Hal ini dimaksudkan apabila bencana sudah selesai, maka para korban bencana pun masih harus tetap melanjutkan hidup dan dokumen tersebut dapat digunakan untuk bekal melanjutkan hidup.

Sebaiknya satukan dokumen-dokumen penting yang ada didalam 1 tas yang mudah untuk dibawa keluar saat akan menyelamatkan diri. Dokumen-dokumen tersebut dapat berupa :

  • Ijasah pendidikan.
  • Surat kepemilikan tanah, rumah, kendaraan dll.
  • Akte lahir dan kartu keluarga.
  • Polis Asuransi beserta nomor agen yang dapat dihubungi.
  • Surat wasiat.
  • Nomor telepon anggota keluarga.

Pengertian orgasasi

1. Organisasi menurut stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.

2. organisasi menurut james D.mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

3. Organisasi menurut chester I.bernard
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Pengertian oragnisasi

Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Pengertian pengorganisasian

Seperti telah diuraikan sebelumnya tentang Manajemen, Pengorganisasian adalah merupakan fungsi kedua dalam Manajemen dan pengorganisasian didefinisikan sebagai proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya. Dengan demikian hasil pengorganisasian adalah struktur organisasi.

Pengertian Struktur Organisasi

Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan meninjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.

ORGANISASI YANG SAYA IKUTI SENDIRI :

organisasi yang saya ikuti mungkin tidak seberaa penting , tetapi banyak memberi pengaruh dalam hidup saya , diantara nya adlah organisasi sewaktu saya SMA dulu saya mengikuti sebuah club dan menjadi pengurus langsung dalam organisasi terseebut , dan sewaktu kuliah ini saya mengikuti UKM walaupun masih sebagai anggota tetapi banyak memberi pelajaran penting dalam hidup saya untuk tahu dan mengerti hidup dalam berorganisasi sekaligus untuk melatih hidup dengan sosialisasi bersaama orang lain yang pasti nya berbeda pola fikir nya masing-masing


Jumat, 18 Maret 2011

KEANEKARAGAMAN BUDAYA DIZAMAN SEKARANG

Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi informasi pun ikut berkembang dengan pesatnya. Dengan perkembangannya tersebut, berbagai macam kegiatan atau pekerjaan manusia pun sudah dapat digantikan dengan mesin-mesin otomatis. Pada awalnya manusia harus mengeluarkan kemampuan fisiknya yang cukup besar untuk melakukan kegiatan atau pekerjaannya tersebut, tetapi sekarang sudah tidak lagi. Perkembangan teknologi informasi sudah sangat diakui memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan manusia.
Pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada, bahkan banyak orang memuja teknologi informasi sebagai media yang akan membebaskan mereka dari segala permasalahan yang muncul di dunia ini. Teknologi informasi diyakini akan memberi umat manusia kesenangan, kebahagiaan dan kesejahteraan. Sumbangan teknologi informasi terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri lagi, namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa teknologi informasi mendatangkan banyak masalah dan berbagai bentuk penyimpangan-penyimpangan bagi manusia. Kalaupun teknologi informasi mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti teknologi informasi sama dengan kebenaran. Sebab teknologi informasi hanya mampu menampilkan kenyataan. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan
dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif. Karena itu pazti ada dampak-dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia.

Sabtu, 12 Maret 2011

hubungan ilmu budaya dasar dan teknologi

Keterkaitan Ilmu Budaya Dasar Dengan Teknologi Informasi
Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data.

Keterkaitan ilmu budaya dasar dengan sistem informasi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Karena melalui internet maka orang bisa mengetahui ilmu pengetahuan yang kita tidak ketahui menjadi tahu. Kemudian manfaat yang lainnya internet bagi IPTEK, yaitu mempelajari teknologi-teknologi yang berkembang saat ini. Dan juga bisa membantu dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah yang tugasnya membuat laporan-laporan lainnya manfaat yang lainnya yaitu kemajuan teknologi komunikasi yang cepat dapat mempermudah komunikasi antara suatu tempat dan tempat yang lain. Semakin maraknya penggunaan Teknologi Informasi akan semakin membuka lapangan pekerjaan. Bisnis yang berbasis Teknologi Informasi atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-transaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi informasi banyak memberikan manfaat buat kita, khusususnya mahasiswa. Teknologi Informasi dapat membantu dalam pekerjaan / usaha yang diinginkan. Karena dewasa ini, kemampuan dalam penggunaan teknologi informasi sudah menjadi hal yang sangat vital sekali, apalagi sekarang ini perusahaan-perusahaan sangat membutuhkan sekali orang yang berkompeten di bidang teknologi informasi.

Sabtu, 26 Februari 2011

budaya dan perspektif sejarah

BUDAYA DAN PERSPEKTIF SEJARAH

|Kemajemukan dan sikap yang menghargai keberagaman di kalangan masyarakat Nusantara sejak dulu telah menarik perhatian para penjelajah asing. Kepulauan yang subur dan memiliki komoditas yang banyak dibutuhkan oleh orang-orang Eropa, Timur Tengah, Asia Selatan maupun Tiongkok tersebut, melahirkan emporium yang bersifat kosmopolitan. Para pedagang, tukang, guru, tentara dan penyebar agama dari berbagai negeri memilih bermukim dan beranak pinak di negeri zamrud khatulistiwa ini. Di samping itu, 17,000 pulau yang ada di Indonesia merupakan tempat hidup berbagai suku bangsa, yang berdasarkan survei BPS di bulan Februari 2010, berjumlah 1,128.


Tulisan ini berusaha memberikan fakta-fakta akan tersebarluasnya keberagaman dalam kanvas besar sejarah negeri ini. Kemajemukan bukanlah hal yang asing atau tidak dikenal dalam lembaran masa lalu bangsa ini. Namun, tulisan ini juga hendak mengingatkan, bahwa upayaupaya untuk menghapuskan keberagaman tersebut pun seringkali muncul. Penyajian pelbagai data historis di sini ingin menunjukkan, bahwa keberagaman selayaknyalah dianggap sebagai rahmat, bukan sebagai fenomena yang menakutkan, yang justru bisa dikelola bagi kemajuan bangsa.

Tionghoa dan Islam
Sebagai kerajaan maritim yang hidup dari berdagang, raja dan penguasa lokal membutuhkan orang-orang yang memiliki keahlian dalam manajemen bisnis. Maka kehadiran orang-orang seberang yang berniat mengabdikan diri mereka, disambut dengan hangat. Lodewyks, yang turut dalam ekspedisi pertama Belanda ke Banten, mencatat di tahun 1596 bahwa di kerajaan tersebut terdapat orang-orang Tionghoa yang mengabdi pada raja dan sekaligus menjadi Muslim. Kyai Ngabehi Kaytsu dan Kyai Ngabehi Cakradana merupakan syahbandar Muslim Tionghoa dari Banten di abad XVII. Adipati Bangil dan Bupati Tegal adalah generasi kedua dari keluarga Han Siong Kong yang lahir di Tiongkok (1673) dan wafat di Lasem (1744). Bupati Kota Yogyakarta (1813-1831) pada jaman Sultan Hamengku Buwono II, dijabat oleh Raden Tumenggung Setjadiningrat alias Tan Jin Sing (1760-1831). Orang-orang Tionghoa yang masuk Islam beserta keturunannya inilah yang kemudian disebut sebagai kaum “Peranakan”. Istilah ini digunakan untuk membedakan golongan tersebut dengan golongan Tionghoa non-Muslim yang dalam catatan Belanda disebut “Chinezen”.

Kaum peranakan banyak tinggal di Batavia, Cirebon, Surakarta, Makassar, Sumenep dan Maluku/Banda. Di Batavia, berhubung jumlah penduduk Tionghoa Muslim cukup banyak, maka diangkatlah seorang opsir untuk komunitas ini. Kapten terakhir peranakan bernama Muhammad Japar (wafat 1827). Sejarawan Adolf Heuken menunjukkan banyak masjid di Batavia yang didirikan oleh Tionghoa, seperti Masjid Kebon Jeruk, Angke, Hidayatullah dan Krukut. Di Sumenep (Madura) arsitek Masjid Jami adalah Lauw Pia Ngo, seorang Tionghoa non-Muslim. Sebagai tanda terima kasihnya, Adipati Sumenep mewakafkan tanah di sebelah barat keraton kepada Lauw dan keluarganya.

Perkawinan Antar (Suku) Bangsa

Para (lelaki) pendatang kebanyakan tiba tanpa disertai pendamping, maka mereka kemudian melakukan perkawinan campuran dengan perempuan setempat. Pejuang kemerdekaan asal Banda (Maluku) yang baru saja berpulang, Des Alwi Abubakar (1927-2010) adalah contoh dari “Indonesia Mini” yang dibangun dari keberagaman.Dalam memoarnya Friends and Exiles (2008), dia menuliskan:

Kakek saya dinamai Said Tjong Baadilla. Ibunya adalah salah seorang anggota keluarga Tay, yang dikatakan keturunan Dinasti Ming dari Tiongkok, yang menyerbu Batavia pada pertengahan abad ke-17 dan diasingkan ke Banda. Ayahanda Ibunya adalah pimpinan komunitas Tionghoa; salah seorang putrinya menikah dengan Montanus yang keturunan Spanyol; yang seorang lagi menikah dengan seorang Tionghoa bernama Nio Chiu dan yang ketiga, nenek buyut saya, menikah dengan Abdullah Baadilla. Baadilla adalah suatu nama yang diketemukan di Spanyol dan Filipina, dan diduga berasal dari Maroko.